Pada kesempatan kali ini contohsoal.co.id akan membahas tentang panitia sembilan secara lengkap meliputi anggota panitia beserta jabatanya dan juga membahas tentang isi piagam jakarta asli dan yang sudah melalui revisi. untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Pengertian Panitia Sembilan

Sembilan Komite adalah komite yang dibentuk oleh BPUPKI dan terdiri dari sembilan orang yang ditugasi merumuskan “pangkalan Indonesia” yang tercantum dalam konstitusi 1945.

Piagam Jakarta adalah cikal bakal pembukaan UUD 1945 dengan amandemen pertama berdasarkan berbagai pertimbangan untuk negara kesatuan.

Dokumen ini diperoleh setelah kompromi antara empat kelompok nasionalis dan empat kelompok Islam mengenai perumusan dasar negara.

Sembilan Kategori

Panitia Sembilan
Panitia Sembilan

Indonesia berada pada titik tertinggi sepanjang masa

  • Kebijakan Negara
  • Formulir status (Federasi atau Serikat Pekerja)
  • Kabupaten negara Indonesia
  • Organ Majelis Rakyat
  • Dewan Penasehat
  • Kepala negara dan bentuk negara
  • Informasi pertahanan
  • Keuangan

Proposal di atas, yang secara khusus menyangkut kebijakan negara, telah secara luas didefinisikan sebagai:

  • kebangsaan dan keilahian
  • Kewarganegaraan dan kewarganegaraan
  • Kebangsaan, kewarganegaraan dan keilahian
  • Kewarganegaraan, kewarganegaraan dan keluarga
  • Kemakmuran hidup bersama, spiritualitas dan Bertaqwa terhadap satu-satunya Tuhan dan agama tanah adalah Islam
  • Kebangsaan, Kewarganegaraan, dan Islam
  • Jiwa-jiwa Asia Timur

Dan di akhir pertemuan, Ir. Soekarno membentuk sebuah masyarakat informal atau informal yang terdiri dari sembilan orang dengan tugas menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia untuk melindungi negara, dan dinamakan Komite Sembilan.

Ir. Soekarno meningkatkan komposisi sembilan anggota komite, sejalan dengan komite kedelapan yang dibentuk oleh BPUPKI, yang terdiri dari lima perwakilan kelompok nasional dan empat perwakilan kelompok Muslim.

Dengan menggabungkan dua bagian (Islam dan Nasional), semua menyetujui RE. Soekarno sebagai presiden kesembilan dan dr. Mohammad Hatta sebagai wakilnya.

Anggota Panitia Sembilan

Komite Sembilan didirikan pada 1 Juni 1945. Anggota Komite Sembilan adalah:

  • Ir. Sukarno sebagai presiden
  • Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil presiden
  • Bapak Achmad Soebardjo sebagai anggota
  • Mr. Mohammad Yamin sebagai anggota
  • KH. Wahid Hasjim sebagai anggota
  • H. Agus Salim sebagai anggota
  • Abdoel Kahar Moezakir sebagai anggota
  • Abikoesno Tjokrosoejoso sebagai anggota
  • Mr Alexander Andries Maramis (Anggota)

Piagam Jakarta

Setelah kompromi antara empat negara atau nasionalis dan empat negara Islam, pada 22 Juni 1945, Komite Sembilan menyusun formula dasar yang dikenal sebagai Piagam Jakarta, yang berisi lima poin:

  • Keilahian dengan kewajiban untuk menerapkan hukum Islam kepada pengikut
  • Kemanusiaan yang adil dan borjuis
  • Persatuan indonesia
  • Orang dibimbing dalam konseling dan mewakili kebijaksanaan
  • Keadilan sosial untuk semua orang Indonesia
  • Oleh karena itu Piagam Jakarta telah direvisi dan direvisi dengan mengubah kalimat menjadi poin pertama, yaitu:

Keilahian dengan kewajiban menerapkan hukum Islam sehingga para anggota menjadi “Keilahian Yang Mahakuasa”.

Tugas Komite Sembilan

Tugas Panitia Sembilan

  • Bertanggung jawab untuk merumuskan atau membentuk fondasi negara Indonesia yang merdeka.
  • Buat proposal – saran atau saran baik secara lisan maupun tertulis, selain apa yang juga dibahas. e
  • Merumuskan dasar-dasar negara Indonesia yang merdeka.
  • Karena itu, mengajukan pendapat mereka juga menyambut berbagai upaya untuk membentuk negara Indonesia dasar dari berbagai kepribadian.
  • Memperhatikan aspirasi kepribadian yang berbeda untuk pembentukan dasar negara Indonesia yang merdeka, langkah selanjutnya dan tugasnya adalah mempersiapkan rancangan dasar-dasar untuk pembentukan negara Indonesia, yang kemudian disebut Mohammad Yamin sebagai Piagam Jakarta.

Latar Belakang Pembentukan Panitia Sembilan

Salah satu proses kemerdekaan Indonesia adalah pembentukan komite beranggotakan sembilan orang, sedangkan komite beranggotakan sembilan orang adalah komite kecil, yang memiliki tugas khusus dan terdiri dari sembilan orang untuk menguraikan formula dasar negara Indonesia, sebagai dasar dari Negara Indonesia penting bagi suatu negara.

Menjelang akhir proses BPUPKI bersama presidennya, dr. Radjiman Widyodiningrat telah membentuk dengan presidennya Ir sebuah komite kecil yang terdiri dari 8 orang. Soekarno, komite ini adalah komite kedelapan.

Tujuan dari komite ini adalah untuk memeriksa dan mengklarifikasi semua proposal lisan dan tertulis serta proposal yang terkait dengan pembentukan pangkalan Indonesia yang independen. Komite ini mengambil tugasnya dari 2 hingga 9 Juli selama masa istirahat

Komite ini dibentuk dua bulan sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, yang diumumkan pada 22 Juni 1945, dan komite ini dipimpin oleh presiden pertama kami, Ir. Sukarno.

Mereka sepakat untuk menunjuk Ir. Sukarno sebagai presiden karena komite ini sengaja dibentuk untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pendirian negara.

Baca Juga :